Repeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan
sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak
merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter
informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah
akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.
Rabu, 05 Maret 2014
HUB
hub adalah sebuah perangkat jaringan
komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan
dengan ethernet 10Base T atau serat optik sehingga
menjadikannya dalam satu segmen jaringan. Hub bekerja pada lapisan
fisik (layer 1) pada model OSI. Hub digunakan sebagai transmisi
pengambilan data dari komputer client.
Access Point
Access Point merupakan perangkat keras yang
memungkinkan perangkat wireless lain (seperti laptop, ponsel) untuk
terhubung ke jaringan kabel menggunakan Wi-fi, bluetooh atau perangkat standar
lainnya. Access point umumnya dihubungkan ke router melalui
jaringan kabel (kebanyakan telah terintegrasi dengan router) dan
dapat digunakan untuk saling mengirim data antar perangkat wireless (seperti
laptop, printer yang memiliki wifi) dan perangkat kabel pada
jaringan.
Fungsi
Access Point
Access Point
berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak
Client dapat saling terhubung melalui jaringan.
Sebagai
Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan
wireless/nirkabel,
Access point
dapat memancarkan atau mengirim koneksi data / internet melalui gelombang
radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan
dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW)
semakin luas jangkauannya.
Penerapan
Wireless Acces Point
Hotspot
merupakan salah satu penerapan Wireless Acces Point yang paling umum, dimana
klien nirkabel dapat terhubung ke internet tanpa memperhatikan jaringan
tertentu yang telah mereka sambungkan saat itu. Di kota kota besar atau di
daerah tertentu hotspot umumnya disediakan dalam rumah makan, perpustakaan,
stasiun, atau daerah publik lainnya yang memungkinkan banyak orang untuk dapat
terus tersambung ke jaringan internet.
Wireless
Access point VS Wireless Ad Hoc
Ad Hoc digunakan
untuk koneksi antara dua perangkat atau lebih tanpa menggunakan Wireless Acces
Point, perangkat dapat berkomunikasi secara langsung jika masih dalam
jangkauan. Ad Hoc umumnya digunakan untuk pertukaran data yang ringkas atau
multiplayr game LAN karena seting yang mudah dan tidak memerlukan Acces Point.
Karena menggunakan tipe peer-to-peer, koneksi Ad Hoc mirip dengan bluetooh dan
umumnya tidak direcomendasikan untuk instalasi permanen.
Untuk akses
internet melalui jaringan Ad Hoc, menggunakan fitur seperti Connection
sharing Windows ‘internet. Ad Hoc hanya dapat bekerja dengan baik dengan
beberapa perangkat yang lokasinya berdekatan satu sama lain, jaringan Ad Hoc
tidak cocok untuk skala besar.
Format Type Field Table di Paradox 7
- A(Alpha),untuk menampung kumpulan karakter huruf, angka dan karakter ASCII yang dapat tercetak. lebar field ini antara 1-255 byte.
- N(Number), untuk menampung data angka yang dapat di hitung. Jangkauan yang dapat disimpan adalah dari -10307 sampai 10308 dengan 15 angka digit signifikan.
- $(Money), sama dengan Number tetapi default nya data ditampilkan dengan desimal dan pemisah ribuan (Sama dengan Currency) karakter desimal dan oemisah ribuan tergantung dari regional setting dari sistem operasi Windows yang terdapat pada control panel. Tipe field ini sangat cocok untuk angka yang menunjukan nilai uang.
- S(Short), untuk menampung bilangan bulat antara -32.767 sampai 32767.
- I(Long Integer), untuk menampung bilangan bulat dengan nilai antara -2147483648 sampai 2147483647.
- D(Date), untuk menampung data tunggal sampai 31 Desember 9999.
- T(Time), untuk menampung data waktu dalam 24 jam sampai hitungan mili detik.
- M(Memo), untuk menampung data memo. Data memo biasanya dipakai untuk menyimpan data seperti tipe Alpha, tetapi isinya dapat sangat besar dan dapat terdiri atas beberapa baris. Disisi lain, biasanya dipakai jika tidak semua record membutuhkannya, misalnya catatan prestasi karyawan, catatan kriminal dll. Data memo disimpan dalam file terpisah (berakhiran *.MB).
- F(Formatted memo), untuk menampung data memo yang dapat mempunyai format, misalnya font tertentu, warna text dll.
- G(Graphic), untuk menampung data gambar. Perlu diperhatikan bahwa gambar sebetulnya di simpan dalam file yang terpisah. Jadi yang tersimpan dalam table hanyalah informasi yang menghubungkan dengan data gambar tersebut.
- L(Logical), untuk menampung data tipe boolean True dan False.
Cara Menghubungkan Database(Paradox 7) ke Delphi dengan Script
Pertama Menyiapkan Database nya, Seperti Berikut :
1. Buat Folder Database
6. Pilih Table Type nya Paradox 7 terus klik OK
9. buka Table tadi yg telah dibuat untuk memastikan saja
12. Buka Unit nya
Masukan Script di bawah ini
procedure TForm2.FormCreate(Sender: TObject);
begin
Table.DatabaseName:='2E';
Table.TableName:='tMSiswa2E.db';
Table.Active:=True;
DataSource.DataSet:=Table;
DBGrid.DataSource:=DataSource;
DBNavigator.DataSource:=DataSource;
end.
13. Setelah itu Save dan Run maka seperti di bawah ini tampilan nya
1. Buat Folder Database
2. Setelah itu open Database Dekstop di Start->Search(Database Dekstop) tekan enter
3. Kemudian Pilih Menu Tools->Alias Manager
4. Di Alias Manager Kita membuat Database Alias Baru dengan cara
1. Klik tombol New
2. Isi Database alias, sesuai keinginan anda
3. untuk Data Type kita Pilih Standard saja
4. Path di isi dengan alamat folder Database Yang telah dibuat diatas/sebelumnya.
5. Klik Keep New
6. Setelah itu klik OK, bila ada pemberitahuan harus di save maka klik save
7. selesai
5. Setelah membuat Alias Manager, kita buat Table nya dengan klik menu File->New->Table6. Pilih Table Type nya Paradox 7 terus klik OK
7. Masukan Field Name nya sesuai keinginan anda
8. Di save di folder Database yang telah dibuat9. buka Table tadi yg telah dibuat untuk memastikan saja
10. Close Database Dekstop nya dan buka Delphi 7
11. buat tampilan Form seperti di bawah ini
Ini Table Properties nya12. Buka Unit nya
Masukan Script di bawah ini
procedure TForm2.FormCreate(Sender: TObject);
begin
Table.DatabaseName:='2E';
Table.TableName:='tMSiswa2E.db';
Table.Active:=True;
DataSource.DataSet:=Table;
DBGrid.DataSource:=DataSource;
DBNavigator.DataSource:=DataSource;
end.
13. Setelah itu Save dan Run maka seperti di bawah ini tampilan nya
Menggunakan Mask Edit Di Delphi 7
Contoh penggunaan MaskEdit, adalah sebagai berikut :
1. Buat Sebuah Aplikasi baru
2.
Letakkan empat komponen 5 MaskEdit, 5 label, pada Form.
4. Ubah Properti untuk Komponen Label dengan Nama, Alamat,
Kode Pos, telepon, Tanggal lahir
5. Buat kode format(mask) komponen MaskEdit dengan mengklik kanan komponen MaskEdit dan
pilih perintah Input Mask Edit dari Pop Up yang ditampilkan.
§MaskEdit1
Untuk menerima Data Nama. Nama terdiri dari karakter alphabetis dengan panjang 20 karakter :
llllllllllllllllllll;1;_
§Data
Alamat berisi karakter Alphanumerik dan diawali dengan ’JL.’ :
§Kode Pos berisi 5 angka :
00000;1;_
§Telepon didahului dengan kode area, bisa berupa 3 angka atau 4 angka. Panjang maksimum 7 angka :
!\(9999\)999 9999;1;_
§Tanggal lahir Berupa data tanggal. Angka bulan, dan tanggal dapat berupa 1 digit atau 2 digit tetapi tahun bisa 2 angka atau 4 angka :
!99/99/0000;1;_
Langganan:
Postingan (Atom)



















